Pro Kontra Iphone X: Fitur Dan Harga

Sejak kemunculannya di ranah teknologi, Iphone X (dibaca “iPhone Ten”) menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan penggila smartphone. Usungan harga yang dinilai tidak pantas menjadi pertimbangan khusus bila ingin menjajal teknologi dari Apple ini. Biaya $1000 atau setara dengan 13 juta rupiah bukanlah harga yang murah. Mengingat banyak fitur yang dihadirkan pada iphone kali ini dicap sebagai bahan jiplakan dari pesaing utamanya, Android.

Fitur iPhone X Nyontek Android?

Sensor Wajah

Samsung Galaxy S8 dan S8+ yang rilis enam bulan yang lalu telah duluan menciptakan fitur pemindai wajah untuk membuka kunci. Maret 2017 menjadi bulan kejayaan bagi Samsung. Meluncurkan sekaligus dua seri dari versi galaxy-nya.

Kedua seri ini pun mengusung fitur face scanning untuk membuka layar, selain fitur fingerprint yang telah populer sejak beberapa waktu lalu. Bukan hanya itu saja, layar Sontak peluncuran ini membuat angka penjualan S8 naik drastis. Terhitung per juli 2017, angka penjualan samsung galaxy S8 menyentuh angka 20 juta unit.

Tak heran bila Samsung S8 digadang-gadang sebagai “tebusan dosa” atas kegagalan Samsung Note 7 yang rentan meledak. Sejauh ini keraguan tersebut telah dijawab oleh perusahaan yang berasal dari negeri ginseng (red: korea selatan) tersebut.

Kendati demikian, banyak pihak penggiat IT yang menyatakan face scanning pada iPhone lebih akurat dibandingkan dengan pemindai wajah pada android. Penulis sendiri juga belum membuktikan secara langsung mana yang lebih memiliki kinerja maksimal antara keduanya.

Fast Charging dan Wireless Charging

Jangan pernah berpikir ini fitur pertama di dunia bagi smartphone. Saya awalnya juga berpikiran demikian. Tetapi setelah menelusuri lebih lanjut, lagi-lagi wireless charging telah lama dijajal oleh pengguna android. Begitu halnya dengan kehadiran fitur fast charging. Entah ini sebuah kebetulan atau kesengajaan?

Layar Bezel Less

Smartphone Aquos yang diluncurkan oleh Sharp telah menghadirkan bezel less untuk menghiasi layarnya. Uniknya, layar semacam ini dihadirkan Sharp pada tahun 2014, tentunya dengan menggunakan OS robot hijau, Android.

Dua tahun kemudian Xiaomi juga menghadirkan layar bezel less pada peluncuran Xiaomi Mi Mix. Baru pada tahun ini, iPhone menghadirkan layar bezel less pada iPhone X. Bagi anda yang belum ngerti apa itu bezel less, bezel ini adalah istilah yang digunakan untuk bagian frame luar layar sebuah smartphone.

Nah kalau ada kata less, berarti sisi bezel nya dikurangi/dihilangkan. Sehingga layar smartphone nampak lebih luas. Wacananya bezel less dihadirkan pada iPhone 5, akan tetapi hal tersebut cuma rumor dan baru sekarang Aplle merealisasikan fitur tersebut pada iPhone X.

Layar AMOLED

Diketahui layar AMOLED sudah sejak lama digunakan pada smartphone LG, Samsung, dan Asus. Belakangan iPhone mengandalkan layar berjenis LCD sebelum beralih ke AMOLED. Kegunaan dari fitur ini bisa membuat layar tampil lebih fleksibel dan memiliki kecerahan cahaya yang relevan.

faceID iphone X

faceID iphone X

Augmented Reality

Apa itu Augmented Reality? Seperti dilansir dari situs augmented.com, augmented reality (AR) adalah teknologi yang menggabungkan benda maya dua dimensi dan ataupun tiga dimensi ke dalam sebuah lingkungan nyata tiga dimensi. Beda tipis dengan virtual reality, yang sepenuhnya menggantikan layar nyata dengan layar maya.

Pertengahan 2016, Lenovo menghadirkan AR pada perangkat Phab 2 Pro. Sementara pada awal 2017, Asus menghadirkan fitur ini pada Zenfone AR. Kedua produk ini bekerjasama dengan android. Dengan sangat terpaksa, saya kembali menyatakan Apple nyontek dari Google.

Tombol Home Dihilangkan

Seperti menjadi tren pada smartphone, menghilangkan tombol home bukan tanpa tujuan. Selain desain yang nampak begitu menawan, tanpa tombol home juga menjadikan layar smartphone semakin luas. pada iPhone X sendiri, untuk mengakses menu Home cukup dengan gerakan usapan vertikal dari bawah.

Lalu ini nyontek darimana? Samsung galaxy Note 8 dan Xiaomi Mi Mix 2 telah duluan menghilangkan tombol home dari layarnya.

Dual Camera

Meskipun sebelumnya iPhone 7 plus telah memiliki fitur ini, jauh sebelumnya HTC One M8 telah mengenalkan konsep dua kamera yang bisa menciptakan Depth-Of-Field (kedalaman bidang) layaknya kamera DSLR. Fitur DOF ini telah menjadi populer dikalangan para fotografer.

Fungsi fokus pada target gambar dan memburamkan latar belakang yang tidak dibidik oleh kamera. Kamera ganda pada smartphone diluncurkan pada April 2014 oleh HTC. Jauh sebelum iPhone X muncul ke ranah teknologi.

Kesimpulan

Memang tak ada habisnya bila membahas perangkat smartphone dewasa ini. Apalagi tingkat persaingan antara dua raksasa terus berlanjut (Apple vs Google).

Layaknya makhluk ciptaan Tuhan, perangkat smartphone juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Meskipun banyak pihak yang menyayangkan fitur iPhone X karena tidak relevan dengan harga, bukan berarti iPhone X tidak layak untuk dibeli. Sejauh ini kita juga telah disadarkan, bahwasanya fitur yang dimiliki iOS lebih maksimal bila dibandingkan Android.

Namun pilihan sepenuhnya menjadi hak anda. Saya sendiri sangat ingin memilikinya untuk saat ini, hehe. Bagaimana dengan anda? Mari diskusi di kolom komentar.

Sumber: Kompas Tekno

Related Posts

Add Comment